Struktur Organisasi: Definisi, Jenis, dan Fungsinya - Melek Pembukuan

Struktur Organisasi: Definisi, Jenis, dan Fungsinya

Struktur-Organisasi:-Definisi-Jenis-dan-Fungsinya
Struktur Organisasi: Definisi, Jenis, dan Fungsinya

Struktur Organisasi: Definisi, Jenis, dan Fungsinya

Struktur organisasi memegang peran penting bagi kelancaran aktivitas sebuah perusahaan, baik yang skala kecil maupun besar. Hal ini karena pengorganisasian akan menjadikan pekerjaan lebih efektif dan tidak terpusat dalam satu kendali. Fungsi dari struktur organisasi adalah memperjelas setiap fungsi dan hubungan antar bagian dalam sebuah perusahaan. Sehingga akan terlihat jelas siapa yang bertanggung jawab atas sebuah pekerjaan dalam satu bidang.

Dalam sebuah perusahaan, biasanya struktur organisasi digambarkan dalam sebuah bagan atau chart. Tujuannya adalah untuk mengatur posisi pekerjaan sekaligus pembentukan garis komunikasi dan wewenang. Apa yang dimaksud dengan struktur organisasi, dan bagaimana fungsinya pada perusahaan? Simak penjelasan berikut ini!

Sebelum menjelas apa yang dimaksud struktur organisasi dan bagaimana fungsinya pada perusahaan, Anda juga harus paham bagaimana kelola keuangan pada perusahaan. Agar keuangan pada perusahaa Anda berjalan dengan baik dan terhindar dari kesalahan dengan menggunakan software akuntansi akan membantu Anda mengelola keuangan atau juga Anda bisa menggunakan jasa konsultan bisnis dan keuangan.

Definisi Struktur Organisasi

Struktur organisasi memiliki pengertian garis hierarki yang berisi komponen-komponen penyusun perusahaan. Struktur ini akan memperjelas fungsi dan kedudukan setiap posisi pekerjaan secara jelas. Termasuk juga di dalamnya pembagian hak dan kewajiban.

Tujuannya adalah agar setiap komponen perusahaan berjalan secara optimal sehingga aktivitas perusahaan akan berjalan dengan efektif dan efisien. Dengan adanya struktur ini, seorang atasan bisa memberikan tugas kepada bawahan secara adil dan optimal. Sebaliknya, tanpa adanya struktur, sebuah organisasi akan mengalami kekacauan dalam pembagian tugas. Hal ini karena tidak adanya komponen perusahaan yang bisa diberikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Jenis-Jenis Struktur Organisasi Perusahaan

Dalam sebuah struktur perusahaan, terdapat bagian yang termasuk jajaran inti, yaitu terdiri dari petinggi-petinggi perusahaan. Contohnya adalah dewan direksi, manajer, dan kepada divisi. Lalu susunan di bawahnya terdapat para staff.

Secara umum, komponen struktur organisasi terdiri dari:
  • CEO (Chief Executive Officer) yang merupakan jabatan tertinggi dalam suatu organisasi. Tugas utamanya adalah memberikan arah dan tujuan pada saat organisasi berjalan.
  • Jajaran Direksi yang pada umumnya dalam sebuah organisasi terdapat setidaknya tiga direktur yaitu direktur utama, direktur keuangan, dan direktur personalia. Direktur utama biasanya berhubungan langsung dengan CEO. Sementara direktur keuangan bertugas mengawasi operasional keuangan perusahaan. Dan direktur personalia bekerja langsung terkait dengan ketenagakerjaan dan sumber daya organisasi.
  • Manajer yang memiliki tugas utama mengintegrasikan berbagai variabel, seperti pengarahan, koneksi, seleksi, komunikasi, dan pelatihan.
  • Administrasi dan gudang, adalah komponen yang wajib ada dalam sebuah bisnis yang sedang berkembang. Tugas dan fungsinya adalah untuk mengecek seluruh transaksi perusahaan yang berhubungan dengan pihak lain, pembukuan dan laporan penerimaan dan pengeluaran.
  • Divisi regional dengan tugas dan fungsinya adalah menjalankan kebijakan dan prosedur baku dari kantor pusat. Divisi regional biasanya beroperasi sebagai badan usaha untuk meningkatkan nilai tambahan perusahaan. Dalam bisnis yang berhubungan dengan penanaman saham, divisi regional wajib ada pada struktur perusahaan.
Secara khusus, struktur perusahaan terdiri dari lima jenis, yaitu:

1. Struktur Fungsional

Menurut struktur ini, pembagian susunan organisasi dalam perusahaan didasarkan pada fungsi setiap komponen. Struktur ini termasuk yang paling umum digunakan oleh perusahaan.

Caranya adalah dengan mengelompokkan organisasi menjadi beberapa unit kemudian memasukkan pekerja di dalamnya. Setidaknya, terdapat lima bagian utama, yaitu divisi personalia, pemasaran, produksi, pembelian, dan divisi umum.

Kelebihan struktur fungsional adalah memiliki program yang terarah, jelas, dan cepat sehingga anggaran yang terserap lebih tepat sasaran. Kenaikan pangkat pejabat fungsional juga menjadi lebih cepat. Tidak hanya itu, biasanya dalam struktur ini solidaritas sesama anggota juga tergolong tinggi.

2. Struktur Usaha

Berdasarkan jenis struktur ini, susunan organisasi pada perusahaan harus berlandaskan kepentingan untuk pengembangan usaha. Tujuannya adalah agar dilakukan riset-riset produk sehingga komponen perusahaan akan menjadi lebih luas.

3. Struktur Proyek

Sesuai dengan namanya, pembentukan struktur proyek dilakukan hanya untuk mengerjakan sebuah proyek dalam perusahaan. Dan akan ditiadakan jika proyek sudah selesai atau berhasil. Salah satu kelebihan struktur ini adalah sinergi hubungan antara semua pucuk pimpinan perusahaan terjalin dengan baik. Karena ada dasar musyawarah sebagai langkah untuk menentukan kebijakan perusahaan.

4. Struktur Matriks

Susunan organisasi yang dibentuk bertujuan untuk mengerjakan berbagai project yang sedang dikembangkan perusahaan. Pembagian struktur ini terdiri dari kepala atau pemimpin yaitu oleh direktur utama. Kemudian di bawahnya terdapat manajer atau kepala proyek yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut. Struktur ini melibatkan, memotivasi, dan menantang setiap pegawai untuk mengenmbangkan ketrampilan yang dimiliki. Kelebihan struktur ini adalah memungkinkan para pakar dialihkan kepada setiap bidang yang membutuhkan.

5. Struktur Tim Kerja

Struktur ini dibentuk secara tidak permanen atau sementara saja. Artinya tujuan pembentukan struktur tim kerja adalah untuk menangani sebuah proyek yang sifatnya tidak terduga.

Setelah proyek selesai digarap, struktur tim bisa dibubarkan atau bisa juga dipertahankan. Biasanya, tim ini terdiri dari personil yang handal sehingga dijamin mampu menyelesaikan proyek dengan cepat dan baik.

Fungsi Struktur Organisasi Perusahaan

Pembentukan sebuah struktur organisasi pada perusahaan memiliki beberapa fungsi, yaitu:

1. Membentuk Tanggung Jawab Anggota

Dengan adanya struktur perusahaan, setiap anggota akan menyadari bahwa telah memiliki tugas yang harus dipertanggungjawabkan kepada atasannya atau pemimpinnya.

2. Menjelaskan Kedudukan Setiap Anggota

Struktur pada sebuah perusahaan berguna untuk mengetahui siapa yang menjadi ketua dan bawahan. Sehingga kedepannya dapat mempermudah dalam melakukan koordinasi dan hubungan.

3. Mempermudah Pembagian Tugas

Jabatan-jabatan yang ada pada struktur perusahaan telah dibentuk sesuai dengan bidang kerja masing-masing. Hal ini tentu saja akan membantu perusahaan dalam melakukan pembagian tugas karena uraiannya jelas.

4. Memperjelas Jalur Hubungan dalam Pekerjaan

Jalur hubungan sangat dibutuhkan melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab setiap karyawan di dalam perusahaan. Sehingga dalam jalur penyelesaian suatu pekerjaan akan semakin efektif dan dapat saling memberikan keuntungan. Keberadaan struktur perusahaan akan memperjelas pembagian tugas untuk masing-masing pemegang jabatan. Koordinasi antar jabatan juga bisa terjalin dengan baik sehingga membantu perusahaan mewujudkan perencanaan yang lebih besar.

Pada dasarnya, tugas setiap jabatan pada sebuah perusahaan atau organisasi adalah saling berkaitan. Misalnya saja divisi penjualan dengan divisi produksi yang saling membutuhkan informasi dalam hal invoice, melacak penjualan produk terbanyak, dan penentuan harga. Selain menerapkan struktur organisasi, salah satu cara mengelola perusahaan untuk terus berkembang adalah dengan mengelola keuangannya secara efektif. Pengelolaan keuangan perusahaan juga membutuhkan koordinasi antara semua divisi.

Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat memudahkan Anda dalam melakukan pengelolaan keuangan perusahaan secara lebih andal dan aman. Jurnal memiliki beberapa fitur unggulan yaitu laporan keuangan bisnis, proses penagihan (invoicing), dan inventory.

Mulailah Pengelolaan Keuangan Anda Dengan Menggunakan Software Akuntansi

Mulailah menggunakan software akuntansi seperti jurnal untuk mengelola keuangan perusahaan Anda, yang akan membantu mengelola keuangan Anda dengan mudah dan secara realtime. Selain itu, jurnal juga dilengkapi banyak fitur untuk mempermudah Anda dalam melakukannya seperti laporan keuangan, persediaan barang, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Terlepas dari itu, jika Anda mengalami kesulitan dalam pembukuan dengan menggunakan software akuntasi seperti jurnal. Anda bisa menggunakan jasa pembukuan pengelola bisnis, yang dimiliki FR Consultant Indonesia sebagai pemilik jasa keuangan dan pembukuan.

Bagi Anda yang tinggal di Depok, Anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan di Depok.

FR Consultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu Anda memonitor sistem keuangan perusahaan Anda. Kami adalah juga jasa konsultan keuangan untuk mengelola keuangan bisnis yang juga konsultan jasa konsultan keuangan sekaligus jasa konsultan pajak. Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena kami hadir untuk Anda.

FR Consultant Indonesia, Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991

0 Response to "Struktur Organisasi: Definisi, Jenis, dan Fungsinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel